Jelaskan ancaman apa saja yang mengancam keutuhan bangsa brainly

Perwujudan kemakmuran dan kesejahteraan bagi warga negara ditujukan untuk kemakmuran secara... * A. Materiil B. Batiniah C. Spiritual D. Semua jawaban … benar​

bahasa Indonesianya what adalah .........​

Untuk menentukan status kewarganegaraan seseorang, pemerintah menggunakan 2 stelsel, stelsel aktif dan stelsel pasif. Di stelsel aktif menjelaskan ba … hwa "seseorang harus melakukan tindakan hukum tertentu secara aktif untuk menjadi warga negara(naturalisasi biasa)" apa maksud dari tindakan hukum tertentu?

Nilai-nilai sosial masyarakat yang sesuai dengan nilai Pancasila yang harus dipupuk dalam masyarakat adalah... A. Gotong royong B. Musyawarah C. Keke … luargaan D. Semua jawaban benar​

kewarganegaraan indonesia menurut uu no 12 tahun 2006 tidak dapat diperoleh dengan caraa kelahiranb perkawinanc pembeliand pemberiane permohonan​

1. Uraikan hubungan antara nilai persatuan dalam Pancasila dengan upaya bela negara yang dapat dilakukan oleh semua warga negara terkhusus dalam situa … si new normal saat ini!3. Era globalisasi menjadikan keterhubungan masyarakat satu negara dengan negara lain semakin tinggi.Adapun sikap-sikap yang perlu ditanamkan kepada generasi penerus bangsa dalam melestarikan ideologi negara adalah….a.Lebih selektif terhadap pengaruh masuknya budaya asing ke Indonesiab.Berikap santun, toleran serta tenggang rasa terhadap orang tua dan guru sajac.Berkerja keras dengan lebih giat sehingga memiliki pengetahuan, keterampilan dan keahlian agar dapat membalas kerugian negara akibat yang dilakukan bangsa lain.d.Melaksanakan semua nilai-nilai Pancasila dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat bangsa dan negara4. Perhatikan pernyataan berikut ini :1) Kegagalan badan konstituante membuat UUD2) Banyaknya gerakan separatis3) Kondisi negara yang mulai kondusif4) Tersendatnya pembangunan ekonomi,5) Keberhasilan badan konstituante membuat UUD6) Penetapan presiden seumur hidupBerdasarkan pernyataan tersebut, alasan diterapkannya demokrasi terpimpin pada masa orde lama di tunjukkan pada nomor....a.1), 2) dan 4)b.2), 4) dan 6)c.1), 2) dan 3)d.2), 3) dan 5)6. Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa telah disepakati oleh seluruh bangsa Indonesia, tetapi dalam perjalanan sejarah perwujudan Pancasila banyak mengalami pasang surut, hal ini dapat dibuktikan dengan adanya …a.Upaya untuk mempertahankan kemurnian dan keasliaan sila-sila dalam Pancasilab.Upaya untuk menghayati dan mengamalkan nilai Pancasila secara murni dan konsekuenc.Upaya untuk mengganti Pancasila dengan paham ideologi laind.Upaya untuk melestarikan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa​

minta touloung please

Pancasila sebagai cita-cita bangsa Indonesia. Cita-cita bangsa Indonesia sesuai pancasila seperti yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 alinea II dan … IV adalah bertujuan menciptakan​

Amandemen terhadap UUD NRI Tahun 1945 dari tahun 1999 sampai sekarang telah dilakukan sebanyak​

uraikan secara luas tentang istilah hukum...​

Lihat Foto

THINKSTOCKS/NARUEDOM

ilustrasi peta Indonesia


KOMPAS.com – Berbagai ancaman yang selalu bermunculan dapat mengancam keutuhan suatu negara, termasuk Indonesia.

Apalagi, Indonesia terdiri dari berbagai suku, adat, kebiasaan, dan agama serta kepercayaan. Selain itu, Indonesia juga merupakan negara besar yang terdiri dari belasan ribu pulau.

Kenyataan ini dapat menjadi ancaman yang serius jika tidak disikapi dengan baik. Sejarah mencatat, Indonesia pernah mengalami berbagai masalah sejak kemerdekaan, baik di bidang militer maupun non-militer.

Permasalahan di bidang non militer, yaitu di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan (ipoleksosbudhankam).

Ancaman-ancaman ini harus segera diatasi jika tidak ingin berdampak serius terhadap keutuhan bangsa.

Baca juga: Jenis-jenis Ancaman Terhadap Integrasi Nasional

Berikut strategi menghadapi ancaman di bidang ipoleksosbudhankam.

Bidang ideologi

Strategi dalam menghadapi ancaman di bidang ideologi, yakni:

  • Menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,
  • Menjadikan Pancasila sebagai nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat,
  • Menjadikan Pancasila sebagai dasar dan pedoman dalam penyelenggaraan negara, serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Strategi dalam menghadapi ancaman di bidang politik dapat dibagi menjadi pendekatan ke dalam dan ke luar.

  • Pendekatan ke dalam: membangun sistem politik dalam negeri yang sehat dan dinamis dalam kerangka demokrasi yang menghargai kemajemukan bangsa Indonesia.
  • Pendekatan ke luar: menyusun strategi dan upaya diplomatik melalui peningkatan peran instrumen politik luar negeri, serta membangun kerja sama dan saling percaya dengan negara-negara lain.

Baca juga: Alasan Pentingnya Membangun Integrasi Nasional

Bidang ekonomi

Strategi dalam menghadapi ancaman di bidang ekonomi salah satunya adalah dengan menghadirkan sistem ekonomi kerakyatan, yaitu dengan cara:

  • Mengoptimalkan produk dalam negeri sehingga tidak bergantung pada impor,
  • Menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas utama karena sebagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani,
  • Sistem ekonomi dikembangkan untuk memperkuat produksi dalam negeri dan perekonomian rakyat.

Bidang sosial budaya

Beberapa strategi dalam menghadapi ancaman di bidang sosial budaya, yakni:

  • Berusaha memelihara keseimbangan dan keselarasan fundamental. Misalnya, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diimbangi dengan penguatan iman dan takwa;
  • Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan menggunakannya untuk melakukan penyaringan terhadap budaya yang tidak sesuai;
  • Meningkatkan rasa nasionalisme dan mengamalkan Bhinneka Tunggal Ika.

Baca juga: Berbagai Bentuk Ancaman terhadap Integrasi Nasional

Bidang pertahanan dan keamanan

Strategi dalam menghadapi ancaman di bidang pertahanan dan keamanan di antaranya, yaitu:

  • Memanfaatkan forum bilateral untuk menyelesaikan masalah pelanggaran wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI);
  • Percepatan penyusunan peraturan perundang-undangan tentang penjaga laut dan pantai, intelijen, dan bela negara;
  • Menegakkan proses hukum secara tegas, adil, konsisten, dan terukur bagi para pelanggar hukum;
  • Merevisi beberapa peraturan dan instrumen hukum lain yang disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan masyarakat.

Referensi:

  • Wahono, dan Abdul Atsar. 2019. Buku Ajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Deepublish.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Nasionalisme? ya benar nasionalisme. Satu kata yang memiliki makna luar biasa. Sering kali kita mengetahui nasionalisme itu dengan arti cinta terhadap tanah air. Tanah air kita tentunya, Indonesia tercinta. Sebenarnya apa itu nasionalisme? nasionalisme dapat diartikan sebagai suatu paham yang menganggap kesetiaan tertinggi atas setiap pribadi harus disertakan kepada Negara kebangsaan (nation state) atau sebagai sikap mental dan tingkah laku individu maupun masyarakat yang menunjukkan adanya loyalitas dan pengabdian yang tinggi terhadap bangsa dan negaranya. Rasa cinta tanah air yang tidak berlebihan tentunya.

Nasionlisme sangat diperlukan dalam kelangsungan suatu negara, dengan harapan memunculkan rasa persatuan di dalam negara tersebut. Bagaimana dengan kondisi sekarang? Dizaman serba teknologi yaitu era globalisasi seperti ini, rasa nasionalisme mulai berkurung, terutama dikalangan pelajar. Budaya dan teknologi dari luar mulai menghiasi kebiasaan pelajar saat ini. Kebiasaan yang sesuai dengan kebudayaan kita, tidaklah akan menjadi masalah. Namun kebiasaan yang bertentangan dengan kebudayaan kita tentunya akan memunculkan beberapa masalah yang nantinya juga berpengaruh dalam tingkat nasionalisme terhadap bangsa.

Generasi muda Indonesia adalah generasi penerus bangsa ini. Bangsa akan menjadi maju bila para pemudanya memiliki sikap nasionalisme yang tinggi. Namun dengan perkembangan zaman yang semakin maju, malah menyebabkan semakin memudarnya rasa nasionalisme dikarenakan adanya pengaruh barat yang sedang melanda generasi muda di Indonesia. Nasionalisme sangat penting terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara karena merupakan wujud kecintaan dan kehormatan terhadap bangsa sendiri. Dengan hal itu, pemuda dapat melakukan sesuatu yang terbaik bagi bangsanya, menjaga keutuhan persatuan bangsa, dan meningkatkan martabat bangsa dihadapan dunia.
Namun, dengan memudarnya rasa nasionalisme dapat mengancam dan menghancurkan bangsa Indonesia. Hal itu terjadi karena ketahanan nasional akan menjadi lemah dan dapat dengan mudah ditembus oleh pihak luar. Dengan kata lain, Bangsa Indonesia telah dijajah oleh generasi mudanya dengan semakin memudarnya rasa nasionalisme terhadap bangsa Indonesia. Bukan dijajah dalam arti fisik, melainkan dijajah secara mental dan ideologinya.

Diperlukan sekali upaya-upaya untuk meningkatkan semangat nasionalisme pada generasi muda terutama pelajar Indonesia sebagai penerus bangsa ini. Banyak sekali cara yang dapat dilakukan dalam meningkatkan rasa nasionalisme. Salah satunya adalah memalui pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang diidapat lewat pembelajaran sekolah. Selain itu juga dapat dilakukan dengan pembiasaan-pembiasaan menyanyikan lagu nasional, penghormatan bendera merah putih, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Masih banyak lagi upaya yang dapat dilakukan lewat pendidikan disekolah. Hal terpenting dalamupaya tersebut adalah dapat dilakukan dengan sistem berkelanjutan, atau dilakukan pembiasaan dantidak hanya dilakukan satu atau dua kali saja. Dengan demikian rasa nasionalisme dalam diri pelajar/ generasi muda akan terus berkembang.