Jelaskan fungsi kelompok sosial bagi masyarakat

Sebagai mahluk sosial kita harus paham proses terbentuknya kelompok sosial di dalam masyarakat.

Kelompok sosial dibentuk karena adanya sekelompok orang yang saling berinteraksi demi mencapai tujuan bersama. Setiap anggotanya terdiri dari berbagai kalangan sehingga akan menghasilkan ide-ide baru.

Kelompok sosial mempunyai berbagai macam fungsi yang berguna bagi individu dan masyarakat umum.

Berikut ini akan disampaikan beberapa fungsi utama dari kelompok sosial. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kelompok sosial bisa cek di khanfarkhan.com

Fungsi Bagi Masyarakat

Inilah beberapa fungsi kelompok sosial bagi masyarakat yang perlu dipahami, yakni :

1. Sebagai pembentuk Norma dan Nilai Sosial

Kelompok sosial berfungsi dalam membentuk norma dan nilai sosial supaya dapat terwujudnya keteraturan sosial dalam kehidupan masyarakat.

Tidak hanya itu saja setiap masyarakat harus memiliki kesadaran terhadap nilai dan norma, dengan begitu akan tercipta keteraturan sosial yang baik.

2. Sebagai pembentuk struktur sosial di masyarakat

Struktur sosial merupakan suatu tingkatan di dalam masyarakat. Dengan adanya struktur sosial kemuingkinan ada penekanan terhadap pelanggaran norma, nilai dan peraturan kelompok sosial.

Setiap anggota yang tergabung didalam kelompok sosial tentunya memiliki pengetahuan dan keyakinan yang baik pula, sehingga bisa menjadi alat analisis terhadap masyarakat.

3. Pengawas sosial dan tekanan sosial

Bagi masyarakat kelompok sosial berfungsi dalam hal mengawasi para anggotanya agar tidak melakukan penyimpangan sosial. Pada prinsipnya setiap anggota harus mematuhi nilai dan norma yang terkandung di dalamnya.

Tujuanya adalah untuk mencegah serta mengurangi perbuatan yang bertentangan dengan aturan yang telah disepakati bersama.

Fungsi Bagi Individu

Selain berfungsi bagi masyarakat kelompok sosial juga mempunyai fungsi bagi setiap individu, seperti :

1. Penyelesaian Masalah

Sering sekali kita jumpai masalah yang ada di masyarakat namun sulit untuk menyelesaikanya. Dengan terbentuknya kelompok sosial diharapkan bisa memberikan penyelesaian terhadap permasalahan yang sering terjadi sesama anggota.

Untuk penyelesaian masalah yang ada bisa dilakukan secara musyawarah atau diskusi dengan menghadirkan pihak-pihak yang terlibat sampai mencapai kata damai.

2. Sarana menjalin hubungan sosial antar sesama

Bagi setiap individu kelompok sosial memiliki fungsi sebagai sarana dalam memenuhi kebutuhan individu dalam melakukan hubungan sosial.

Dengan ikut didalam kelompok sosial setiap individu bisa bersosialisasi dan berinteraksi dengan anggota kelompok lainnya. Sehingga akan terwujud hubungan yang baik bagi diri mereka.

3. Sarana pendidikan

Kelompok sosial bagi setiap individu mewariskan nilai-nilai kebudayaan bangsa, memberikan ilmu pengetahuan yang layak sehingga individu mampu memiliki pola pikir kritis dan kreatif.

Dalam hal ini juga kelompok sosial harus mampu memberikan beberapa informasi terpercaya bagi setiap individu sehingga setiap informasi yang diperoleh bisa diserap dengan baik oleh mereka.

Salah satu contoh kelompok sosial yang bisa kita jumpai adalah paguyuban pecinta alam.

Fungsi kelompok sosial dalam kehidupan bermasyarakat antara lain : a. Membantu individu dalam pengembangan komunikasi, setiap kelompok sosial mempunyai kegiatan-kegiatan dalam mencapai tujuan kelompok dan di dalamnya ada interaksi antar anggotanya dan secara tidak langsung mendorong setiap anggota untuk berkomunikasi dalam rangka mencapai tujuan suatu kelompok tersebut.b. Pengadaan sarana dalam menunjang aktifitas kelompok sosial.c. Membangun perspektif seseorang, artinya dalam kelompok sosial individu mempunyai pemikiran dan gagasan.

d. Mengingkatkan produktivitas seseorang dalam kehidupan sosialnya. Individu berperan aktif dan berusaha memberikan kontribusi terhadap kelompoknya.

HUBUNGAN ANTAR KELOMPOK SOSIAL 

Hubungan antar kelompok sosial dapat dilihat dari beberapa kriteria antara lain secara fisiologis, kebudayaan, ekonomi, dan kriteria perilaku.


a. Kriteria fisiologis
Kriteria ini didasarkan pada persamaan jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), usia ( tua-muda-anak), dan ras (kulit hitam/negro, melayu dll).


b. Kriteria kebudayaan
Kriteria ini mencakup kelompok yang diikat oleh persamaan kebudayaan dan kepercayaan termasuk didalamnya kesamaan agama. Misalnya etnik (Batak, Jawa, Sunda, Minang, Ambon), agama (Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha, Konghuchu).


c. Kriteria ekonomi
Kriteria ini dibedakan antara mereka yang memiliki kekuasaaan ekonomi dan yang tidak memiliki kekuasaan ekonomi.


d. Kriteria perilaku
Kriteria ini didasarkan pada kekurangan fisik (difabel), mental, dan penyimpangan terhadap aturan masyarakat (pelanggar aturan hukum). Hubungan antar kelompok memungkinkan terbentuknya pola-pola hubungan yang khas antar kelompok sosial.

Pola hubungan tersebut diantaranya : 
1. Akulturasi.

Akulturasi terjadi ketika dua kelompok atau leih yang bertemu mengadakan komunikasi dan interaksi berbaur dan berpadu. Dalam hubungan tersebut terbentuklah suatu aktifitas dan perilaku sosial yang diakui bersama menjadi suatu kebudayaan.

2. Dominasi

Dominasi terjadi bila suatu kelompok menguasai kelompok lainnya. Misalnya  genosida (pembunuhan secara sengaja dan sistematis terhadap kelompok tertentu), perbudakan, segregasi (pemisahan antar ras  akibat konflik politik).


3. Paternalisme

Peternalisme yaitu suatu bentuk dominasi kelompok ras pendatang atas kelompok ras pribumi. Misalnya penjajahan.


4. Integrasi

Suatu pola hubungan tergabungnya suatu kelompok tertentu ke kelompok lain tanpa melihat perbedaan-perbedaan yang ada. Terdapat hak dan kewajiban yang sama pada masing masing kelompok.


5. Pluralisme

Pluralisme adalah pola hubungan yang mengakui adanya persamaan hak setiap kelompok. Atau masyarakat majemuk yaitu suatu masyarakat yang terdiri dari berbagai macam kelompok membaur menjadi satu kesatuan. 

Kelompok sosial dalam pendekatan sosiologis yaitu kelompok sosial akan berkembang dalam bentuk dan kegiatannya dimana kelompok sosial dapat membantu dalam pembentukan kepribadian seseorang yang ada di dalamnya. Kelompok sosial merangsang individu untuk berkarya, berinovasi dalam upaya mewujutkan tujuan dan kepentingan kelompok.  1. Fungsi Kelompok Sosial 
Fungsi kelompok sosial dalam kehidupan bermasyarakat antara lain :a. Membantu individu dalam pengembangan komunikasi b. Pengadaan sarana dalam menunjang aktifitas kelompok sosial.  c. Membangun perspektif seseorang.

d. Mengingkatkan produktivitas seseorang dalam kehidupan sosialnya.


2. Hubungan Antar Kelompok Sosial Kriteria Hubungan Antar Kelompok
a. Kriteria fisiologis.b. Kriteria kebudayaan.c. Kriteria ekonomi.

d. Kriteria perilaku. 

Pola hubungan yang khas antar kelompok sosial :a. Akulturasi. b. Dominasi. c. Paternalisme. d. Integrasi 

e. Pluralisme.

Referensi: Tri Ady Indrawan. 2020. Modul Pembelajaran SMA Sosiologi. Jakarta: Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN.

Pendidikan.Co.Id – Kesempatan ini akan dibahas mengeni Kelompok Sosial, Penjelasan selengkapnya mengenai Kelompok sosial ini akan dibahas dibawah ini sebagai berikut :

Pengertian Kelompok Sosial

Jadi penjelasan mengenai kelompok sosial, Pengertian kelompok sosial ini merupakan sebuah kelompok atau kumpulan dari individu-individu yang mempunyai atau memiliki pola tingkah laku tertentu dan melakukan intearaksi yang berkaitan atau berhubungan antara satu dengan yang lainnya, hal tersebut menjadikan mereka timbul perasaan bersama serta juga mempunyai hubungan yang erat.

Individu yang ikut didalam suatu kelompok sosial pada umumnya itu memiliki kesamaan kegiatan yang umum, berinteraksi, serta juga memiliki perasaan yang membentuk semua itu secara terorganisir.

Kumpulan individu itu secara bersama-sama serta memiliki hubungan yang bersifat timbal balik. Selain dari itu, mereka juga mempunyai kesadaran terhadap anggotanya.

Wikipedia

Dalam Wikipedia definisi kelompok sosial ini merupakan kumpulan manusia yang mempunyai kesadaran bersama akan keanggotaan serta juga saling berinteraksi.

George Homans

Kemudian George Homans juga menggemukan bahwa kelompok sosial ini merupakan individu yang melakukan, interaksi, serta juga memiliki perasaan untuk membentuk suatu keseluruhan yang terorganisasi dan juga berhubungan timbal balik.

Paul B. Horton dan Chester L Hunt

Paul B. Horton dan Chester L Hunt pun ikut mengemukakan bahwa kelompok sosial ini merupakan sebagai kumpulan manusia yang memiliki kesadaran akan keanggotaanya serta juga saling berinteraksi.

Soerjono Soekanto

Soerjono Soekanto juga mengartikan bahwa kelompok sosial tersebut sebagai himpunan (kelompok) atau juga sebagai kesatuan manusia yang hidup secara bersama disebabkan saling berhubungan di antara mereka itu secara timbal balik dan juga saling mempengaruhi.

Fungsi dari Setiap Kelompok Sosial

Sedikitnya terdapat dua fungsi utama dari setiap kelompok sosial. Akan tetapi terdapat juga beberapa fungsi lain dari kelompok sosial, diantaranya :

  • Sarana bagi para individu untuk melakukan berbagai hal
  • Memenuhi kebutuhan dari setiap individu yang tergabung dalam kelompok tersebut
  • Membantu mengembangkan diri dan perspektif individu
  • Meningkatkan produktivitas dan semangat dari masing-masing individu
  • Menyediakan tempat bagi semua individu yang tergabung di dalamnya
  • Menyatukan anggota dengan pemikiran atau tujuan yang sama

Ciri-Ciri Kelompok Sosial

Soerjono Soekanto pun menyatakan suatu himpunan manusia atau yang disebut sebagai kelompok sosial ini memiliki ciri ciri diantaranya sebagai berikut:

  • Masing-masing anggota kelompok tersebut harus mempunyai kesadaran bahwa dia merupakan bagian dari kelompok yang bersangkutan.
  • Terdapat hubungan timbal balik dari anggota yang satu dengan anggota lain
  • Terdapat sebuah faktor yang sama-sama dimiliki, menjadikan hubungan antara mereka itu jadi bertambah dekat, seperti nasib yang sama, kepentingan yang sama, kemudian tujuan yang sama, ideologi politik yang sama serta lain sebagainya.
  • Bestruktur, berkaidah dan juga memiliki pola perilaku
  • Memiliki sistem serta proses
  • Mempunyai struktur sosial yang menjadikan kelangsungan hidup kelompok itu bergantung pada kesungguhan anggotanya didalam menjalankan peran
  • Memiliki norma-norma yang mengatur hubungan di antara tiap-tiap anggotanya
  • Memiliki kepentingan bersama

Jenis Kelompok Sosial

Robert Bierstedt ini juga menyatakan bahwa kelompok sosial ini mempunyai banyak jenis serta diklasifikasikan menurut ada tidaknya organisasi, hubungan sosial antar kelompok, dan juga kesadaran jenis. Dibawah ini merupakan penjelasannya :

Kelompok Statistik

Merupakan kelompok yang bukan organisasi, tidak memiliki hubungan sosial dan juga kesadaran jenis antara lain ialah seperti kelompok penduduk di kecamatan dengan umur 5-10 tahun

Kelompok Kemasyarakatan

Ini merupakan sebuah kelompok yang mempunyai atau memiliki persamaan namun tidak mempunyai organisasi serta hubugan sosial antara anggotanya

Kelompok Sosial

Merupakan sebuah kelompok yang anggotanya itu memiliki suatu kesadaran jenis dan juga berkaitan dengan satu sama lainnya, namun tidak terikat didalam ikatan organisasi.

Kelompok Asosiasi

Ini merupakan suatu kelompok yang anggotanya itu mempunyai kesadaran jenis dan juga terdapat persamaan kepentingan pribadi maupun juga kepentingan bersama. Dalam asosiasi para anggotanya itu menjalankan hubungan sosial, kontak dan juga komunikasi serta memiliki atau mempunyai ikatan organisasi formal.

Contoh Kelompok Sosial

Dibawah ini merupakan contoh dari kelompok sosial diantaranya :

  • Komunitas pecinta Google
  • Remaja Masjid
  • Karang Taruna
  • Kelompok Pecinta Alam
  • Kelompok Sosial Arisan Ibu-Ibu
  • Kelompok fans artis Dan lain sebagainya

Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Kelompok Sosial, Jenis, Fungsi, Ciri, dan Contohnya, semoga dapat bermanfaat untuk anda. terima kasih

Lihat Juga  Bandwidth adalah

Lihat Juga  √ Pengertian Gopher, Fungsi, Cara Kerja Beserta Kelebihannya